Home
Shop
Dapatkan Solusi Komponen Elektrikal Tangguh, Aman, Sekaligus Ramah Lingkungan

IOT dan Otomasi data pada ACB tipe MTZ

Pertumbuhan perangkat industri baru-baru ini yang terhubung dengan jaringan internet atau biasa disebut dengan revolusi “Internet of Things” (IOT) .

Kecerdasan yang memungkinkan perangkat IOT untuk berkomunikasi secara dua arah sebenarnya bukanlah konsep baru. Perangkat elektronik fisik yang mampu menghasilkan dan mengirim data telah ada selama hampir 50 tahun. Tahun 1968, Schneider Electric menciptakan Programmable Logic Controller (PLC). Hari ini, pihak kami membantu untuk mendorong perkembangan industri standar manufaktur dengan mengintegrasikan IOT dengan seluruh perangkat pabrik. Ini berarti bahwa sistem dapat berkomunikasi dan bekerja sama secara real time antar perangkat dan dengan manusia, sehingga proses sepenuhnya berjalan optimal.

Redefining-Power-and-Automation_MTZ-Masterpact

Konsep remote control dan otomatisasi memang sudah cukup akrab di dunia industri. Perbedaannya sekarang hanya terletak pada perangkat yang sudah terhubung dengan internet dan menghasilkan data. Karena biaya perawatan IP sangat rendah, maka sekarang berbagai macam perangkat bebas untuk berkomunikasi (jaringan terbuka).

Faktor penting lain yang memungkinkan pertumbuhan IOT lebih cepat adalah pergeseran perilaku manusia dan perubahan tenaga kerja. Keinginan untuk mengukur dan membandingkan efektivitas obyek manusia yang berinteraksi dengan mengarah pada percepatan dalam penciptaan data dan tingkat visibilitas terhadap data yang ada.

Semua ini saling berkaitan dalam Power Distribution, untuk mengambil langkah besar ke depan dalam meyakinkan konsumen mengenai optimalisasi energi. Dengan kekuatan kami yaitu lebih aman, lebih dapat diandalkan, efisien dan tehubung satu sama lain.

Generasi berikutnya rangkaian permutus daya tinggi tegangan rendah – seperti Masterpact MTZ (ACB) adalah contoh perangkat hardware yang telah digunakan selama puluhan tahun dan sekarang telah berkembang dengan memasukkan fungsi kemampuan digital.

Dengan built-in konektivitas, Masterpact MTZ mencontohkan apa yang dibutuhkan di tingkat perangkat keras untuk melayani data secara real time dan untuk memantau pengoperasian yang aman dan terpercaya. Kemampuan untuk memonitoring dan mengontrol pemutus sirkuit mungkin dapat terjadi juga untuk pemadaan listrik.

Dari Mengukur sampai dengan Mengelola Metering / Power Monitoring

Mengukur dan mengelola – dua konsep ini berjalan beriringan. Anda tidak bisa mengelola apa yang anda tidak bisa ukur, seperti pepatah bisnis klasik mengatakan “anda juga tidak dapat melihat seberapa baik anda mengelola tanpa mengukur secara berkelanjutan”. Dengan biaya listrik yang naik dan pentingnya kualitas yang baik, pemilik bangunan dan operator jaringan melihat kebutuhan yang lebih besar untuk program metering pada kedua sisi penawaran dan permintaan transaksi listrik.

M1

Dari gambar diatas menunjukkan, untuk memenuhi semua kebutuhan ini memerlukan perangkat metering di sejumlah lokasi, di seluruh fasilitas dan jaringan yang terhubung, sesuai dengan standar yang relevan.

Secara khusus, engineering saat ini diminta untuk menentukan 5 kebutuhan utama, dab di dalam postingan ini saya akan lebih banyak membahas lebih dalam dengan gambaran singkat dari aplikasi ini.

            Penagihan. Proses yang memungkinkan pemasok energi untuk menagih pelanggan mereka sesuai dengan kontrak yang ditetapkan, untuk penggunaan ataupun jasa yang diukur. (Aplikasi ini dapat dilindungi oleh standar internasional atau peraturan seperti MID (Measuring Instruments Directive) di Eropa atau NMI (National Meter Identifier) di Australia).

            Pemantauan kualitas daya. Proses yang memungkinkan pemasok energi dan atau pelanggan untuk memverifikasi kualitas energi yang disampaikan, sejalan dengan kontrak atau peraturan yang ditetapkan. (Batas untuk jaringan publik Eropa dideinisikan dalam EN 50160)

            Alokasi biaya. Proses yang memungkinkan seorang manajer fasilitas untuk mengalokasikan biaya energi untuk departemen internal terkait atau pusat biaya, seperti lantai manufaktur atau pusat data.

            Sub-Billing (atau penyewa metering). Proses yang memungkinkan pemilik, perusahaan manajemen properti, asosiasi kondominium, asosiasi pemilik rumah atau properti multi-tenant lainnya untuk menagih lebih untuk penyewa, untuk penggunaan ataupun jasa yang diukur. Biaya ini biasanya dikombinasikan dengan biaya fasilitas penyewa lain. (Aplikasi ini kadang-kadang dibahas dalam peraturan, untuk tenan yang berada di Inggris, Kanada dan beberapa negara bagian AS).

            Pemeriksaan tagihan. Proses yang memungkinkan pelanggan untuk memeriksa apakah faktur yang dikirim oleh pemasok energi mereka benar.

            Efisiensi energi dan penghematan biaya, analisis penggunaan energi. Proses yang memungkinkan seorang manajer fasilitas untuk menetapkan konsumsi energi/biaya untuk zona (misalnya per pabrik, per lantai dan per tempat kerja) dan untuk penggunaan tertentu (misalnya HVAC, pencahayaan, peralatan dan proses produksi) dari waktu ke waktu untuk mengoptimalkan konsumsi energi dan biaya energi.

            Pemantauan jaringan, ketersediaan listrik dan kehandalan, perencanaan fasilitas. Proses yang memungkinkan seorang fasilitas manajer untuk memantau instalasi listrik dalam rangka untuk memastikan ketersediaan dan keandalan energi serta daya tahan aset.

Untungnya, meningkatnya kebutuhan meter untuk mengatasi semua aplikasi (kecuali aplikasi billing) sekarang dapat menggunakan generasi PMDs (Power Metering dan Monitoring Devices) yang ada di pasar. Schneider electric memimpin industri dengan Power Logic PM8000 series, dengan model yang dirancang untuk poin-poin kunci dalam metering untuk seluruh infrastruktur energi ini. Jika ada pertanyaan lebih lanjut mengenai Metering Power Monitoring PM8000series ini , dapat menghubungi tim kami, kami akan membantu keperluan anda segera.

Daftar Produk Obselete

Berikut ini kami beritahukan daftar produk obsolete, beserta produk baru sebagai pengganti dari produk lama :

PRODUK LAMA

PRODUK BARU

Contactor Integral 32 TelemecLDI-LC030M

Untuk item ini ada beberapa opsi yang bisa kami berikan dan penentuannya tergantung dari item
yang dipasangkan dengan LD1LC030M :
LD1LC030M + LB1LC03M02    >>>> LUB12 + LUCBX6FU
LD1LC030M + LB1LC03M03    >>>> LUB12 + LUCBX6FU
LD1LC030M + LB1LC03M04    >>>> LUB12 + LUCBX6FU
LD1LC030M + LB1LC03M05    >>>> LUB12 + LUCB1XFU
LD1LC030M + LB1LC03M06    >>>> LUB12 + LUCB05FU
LD1LC030M + LB1LC03M07    >>>> LUB12 + LUCB05FU
LD1LC030M + LB1LC03M08    >>>> LUB12 + LUCB05FU
LD1LC030M + LB1LC03M10    >>>> LUB12 + LUCB12FU
LD1LC030M + LB1LC03M13    >>>> LUB12 + LUCB12FU
LD1LC030M + LB1LC03M17    >>>> LUB32 + LUCB18FU
LD1LC030M + LB1LC03M22    >>>> LUB32 + LUCB32FU
LD1LC030M + LB1LC03M53    >>>> LUB32 + LUCB32FU

Module Protection TELEMACANIQUE LB1LB03P10 4-6A

Untuk item ini digantikan oleh LUCA12**. Dimana tanda bintang diisi dengan kode tegangan aplikasinya. Pengganti item ini range arusnya berada pada 3-12 Ampere

Stopper End Terminal TELEMACANIQUE AB1-AB8P35

Untuk item ini penggantinya adalah NSYTRAAB35

Contactor Breaker TELEMACANIQUE LD4-LC130M 32A

Item ini obsolete dan tidak ada penggantinya maupun ekuivalensinya ke produk sekarang

Thermal Overload LR2 D1321 12-18A

Item ini digantikan ke LRD

Selain informasi produk obsolete diatas, kami juga menginformasikan penjelasan tentang produk MCB-C65N. Bahwa product MCB tipe C65N merupakan product komersial negara China yang tidak dikomersialkan oleh Schneider Indonesia. Sebagai opsi persamaan yang kami komersial dengan tipe IC60N.

 

 

Pembangkit listrik tenaga magnet

Magnet memang menjadi bagian penting dalam sebuah sistem pembangkitan listrik, apapun itu sumber energi pembangkitnya baik pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU), pembangkit listrik tenaga angin, dan beberapa jenis pembangkit listrik lainnya. Mungkin hanya pembangkit listrik tenaga surya
(solar cell) serta pembangkit listrik dari fuel cell yang sama sekali tidak menggunakan komponen magnet dalam sistem pembangkitan listriknya, karena listrik langsung dihasilkan melalui proses fisis dan kimiawi pada material yang
digunakannya.  Magnet dalam sebuah sistem pembangkitan terdapat pada bagian generator, di mana generator ini dapat menghasilkan listrik oleh putaran yang bersamaan dengan putaran turbin dengan adanya bantuan sumber-sumber energi seperti energi potensial air, angin, uap, dan lain sebagainya. Namun ternyata magnet juga dapat menjadi sumber energi penggerak bagi generator itu sendiri.  


Pembangkit listrik tenaga magnet, inilah ide yang diciptakan cukup banyak peneliti di Amerika dan Eropa di mana mereka menyebutnya sebagai free energy generator karena tidak memerlukan energi/biaya yang cukup banyak untuk menghasilkan listrik serta dapat berlangsung secara terus-menerus pada waktu yang lama. Prinsip kerjanya cukup sederhana, yaitu memanfaatkan gaya dari arah flux magnetik yang berlawanan sebagai sumber energi yang dapat membuat magnet lainnya bergerak. Jika flux magnet yang berlawanan tersebut disusun dari beberapa buah magnet sedemikian rupa sehingga magnet-magnet yang berfungsi sebagai stator memicu pergerakan dari magnet-magnet lainnya yang berfungsi sebagai rotor. Kemudian dari bagian rotor ini dapat disambungkan dengan bagian dari magnet lainnya yang berfungsi sebagai generator walaupun sebenarnya magnet rotor tersebut juga bisa sekaligus sebagai generator.

download

Salah satu penelitian yang cukup berhasil adalah oleh tim Jean-Louis Naudin yang membuat sistem Mini Romag Generator. Mereka mengklaim bahwa ciptaannya dapat menghasilkan listrik hingga 24 Watt. Alat yang mereka buat menggunakan konsep yang sama dengan konsep dasar pembangkit listrik tenaga magnet sederhana, namun perbedaannya adalah pada magnet bagian
stator yang digantikan oleh coil/lilitan tembaga yang dialiri arus listrik sehingga dapat juga menimbulkan flux medan magnet. Pada awalnya rotor harus diputar secara manual atau dengan bantuan motor, sehingga listrik dapat dihasilkan dan pada coil stator timbul flux medan magnet. Selanjutnya gerakan pemicu putaran dari motor maupun secara manual dapat dihilangkan karena flux medan magnet dari coil stator sudah dapat memutar rotor dengan sendirinya. Proses ini menghasilkan listrik secara terus-menerus selama tidak ada gangguan luar dan magnet masih dalam kondisi baik. Sistem ini bisa juga berfungsi sebagai motor tanpa sumber tenaga listrik.

 

 

Panel Surya Penghasil Listrik dan Hidrogen

O_solar_panel

Panel surya yang terdiri dari susunan banyak solar sel dimana tugas dari setiap solar sel mengumpulkan energi matahari dan mengubahnya menjadi energi elektrik.  Ilmuwan dari Bowling Green State University menemukan teknologi pembangkit listrik tenaga surya yang dapat menghasilkan hidrogen. Penemuan ini sangat penting karena dapat meningkatkan efisiensi energi pada panel dengan menghasilkan energi ekstra.

Menurut informasi Ubergizmo pengembangan teknologi panel surya mempunyai core pada penggunaan material nano-crystal buatan. Material tersebut memiliki dua komponen sekaligus yaitu yang bersifat photo catalysis yang mampu menghasilkan hidrogen ketika panel ditenggelamkan pada permukaan air. Komponen kedua bersifat photovoltaic, mengubah cahaya menjadi energi listrik.

Hidrogen memiliki sifat mudah terbakar dan memiliki kandungan energi yang tinggi. Hidrogen bahan bakunya mudah didapat dan memiliki kandungan energi yang tinggi juga ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi. Selama ini, hidrogen memang disebut sebagai sumber energi masa depan karena menawarkan sumber energi yang tak terbatas dan bersih. Namun saat ini ilmuwan masih kesulitan memproduksi hidrogen dalam jumlah besar dan skala ekonomis walau bahan bakunya melimpah. Untuk memisahkan molekul hidrogen (H) dari bahan bakunya, Air (H2O), dibutuhkan energi listrik yang sangat besar. Tentu hal ini akan menyulitkan agar dapat memproduksi hidrogen dalam jumlah besar karena menjadi tidak ekonomis.

Reviewer: Tride Fujimart – ItemReviewed: Penemuan Teknologi Baru Panel Surya Yang Menghasilkan Listrik dan Hidrogen

5 Tips Hemat Instalasi Listrik

Hemat listrik bukan hanya saat menggunakannya atau memilih besar konsumsi perangkatnya.

Bila tanpa perencanaan instalasi listrik yang tepat, maka penggunaan daya listrik menjadi tidak optimal. Penghematan tidak bisa lepas dari komponen kelistrikan. Karena itu, bagi Anda yang sedang merencanakan pemasangan instalasi listrik di rumah, berikut adalah tips perencanaan instalasi.

Hindari Banyak Kelompok Instalasi Listrik

Dalam sebuah rumah kerap ditemukan banyak sekali kelompok listrik, artinya terdapat sebuah panel yang mengatur beberapa ruangan atau distribusi arus. Hal ini memang diperlukan, namun begitu jangan atur menjadi lebih sedikit karena semakin sedikit pembagian kelompok distribusi arus maka akan lebih hemat pemakaian listrik dalam sebuah rumah tersebut.

Atur Area Kelompok Arus

Ini yang sebelumnya kami sampaikan, cara instalasi hemat listrik ini yang mengatur area kelompok arus akan berdampak pada penggunaan listrik berdasarkan area lebih hemat dalam pemakaian kabelnya, ketimbang pembagian yang berdasarkan beban listrik. Seperti beban lampu, beban stop kontak, beban alat elektronik dengan kebutuhan watt-nya sesuaikan dengan area yang telah ditentukan berdsarkan kelompok arus listrik.

Dekatkan Saklar Dan Stop Kontak

Ini salah satu 7 cara instalasi hemat listrik paling jitu, pasalnya jika saklar dan stop kontak berdekatan akan memungkinkan 1 pipa conduct bisa dimasukkan 2 instalasi sekaligus, yakni instalasi saklar dan instalasi stop kontak. Untuk mencegah kebocoran arus listrik, sebaiknya sambungan antar kabel memakai model tikus. Sementara, untuk menjaga alat-alat elektronik dari petir dan arus listrik bocor.

Dekatkan Boks Panel dan Meteran

Cara jitu yang tak kalah mantap dalam melakukan penghematan adalah mendekatkan antara boks panel dan meteran, hal ini terkait dengan penghematan material yang digunakan. Umumnya jenis kabel yang digunakan untuk fungsi ini harganya mahal. Maka dari itu, bila semakin pendek kabel yang digunakan, biaya yang dikeluarkan akan semakin murah. Alhasil cara tersebut akan lebih hemat.

Pastikan Ukuran Kabel Dengan Daya Sesuai

Hal ini juga bisa menjadi permasalahan, jangan memberikan daya besar dengan kabel kecil atau sebaliknya, dampaknya cukup fatal bahkan bisa terjadi korsleting.Untuk itu pilihan ukuran kabel perlu disesuaikan dengan beban daya di rumah tersebut dan fungsi instalasi listriknya. misalnya, untuk fitting lampu dipakai ukuran kabel 2 milimeter kali 1,5 milimeter. sedangkan untuk stop kontak dengan daya terpasang, anda bisa menggunakan kabel dengan ukuran 3 milimeter kali 2,5 milimeter. Untuk rumah kecil, cara instalasi hemat listrik dengan daya terpasang 900 watt, idealnya ukuran kabel 1,5 milimeter. jika daya terpasang 900 watt dan voltase pln 220 volt, arus pada kabel listrik adalah 4 ampere. menilik tabel penampang kabel, kabel dengan penampang 1,5 milimeter sudah cukup untuk dipakai di rumah tersebut.

Hubungi kami sekarang untuk segala kebutuhan instalasi listrik anda!

Mengenal ELCB / DPNa Vigi / Modul Vigi Schneider

Banyaknya komponen listrik produk schneider yang sangat beragam terkadang bisa membuat kebingungan dalam memilih mana yang jadi prioritas kebutuhan. Mudahnya perhatikan fungsi dari setiap komponen yang anda butuhkan. Seperti beberapa produk schneider yang akan dipaparkan dibawah ini. setelah mengenalnya, seleksi memilih pun jauh lebih mudah.

ELCB(Earth Leakage circuit Breaker)

Produk ini hanya mempunyai satu fungsi, mendeteksi arus bocor. Tidak terdapat pengaman thermal dan magnetis, sehingga ELCB harus diamankan terhadap hubung singkat oleh MCB sisi atasnya. ELCB tidak boleh dipasang apabila kemungkinan hubung singkat melebihi 6kA. ELCB dapat dipadukan dengan alat bantu (auxiliary) seperti : OFS, MX, MN yang menyediakan fasilitas signaling jarak jauh dan trip jarak jauh. ELCB mempunyai mekanisme trip tersendiri dan juga dapat dioperasikan secara manual seperti saklar. Alat ini digunakan jika pengaman arus bocor dibutuhkan pada sekelompok sirkit yang maksimum terdiri dari 4 sirkit.

DpNa Vigi (kombinasi MCB/ ELCB)
DPNa Vigi merupakan kombinasi dari MCB (Ph + N) dan pendeteksi arus bocor. DPNa Vigi sangat berguna apabila pengamanan penuh terhadap hubung singkat, beban lebih dan arus bocor dibutuhkan pada sirkit tunggal. Kapasitas pemutusan maksimum 4,5 kA (SPLN 108 / SLI 175) atau 6 kA (IEC 60947-2).

Modul Vigi (rele arus bocor)
Diklasifikasikan sebagai alat bantu MCB. Pendeteksi arus bocor tambahan yang dikombinasikan dengan MCB. Modul Vigi tidak mempunyai mekanisme trip. Modul Vigi mengirimkan perintah secara mekanis ke MCB seperti alat bantu lainnya. Modul Vigi dapat dipasang di lapangan. Alat ini digunakan pada bangunan komersial dan aplikasi industri jika hubung singkat tinggi dan MCB harus dipasang dengan baik.

Back to Top
Product has been added to your cart