Home
Shop
Dapatkan Solusi Komponen Elektrikal Tangguh, Aman, Sekaligus Ramah Lingkungan

Schneider Indonesia meluncurkan produk TeSys Giga LC1G dan EOCR LR9G

[vc_row rt_row_background_width=”default” rt_row_style=”default-style” rt_row_borders=”” rt_row_paddings=”true” rt_bg_effect=”classic” rt_bg_image_repeat=”repeat” rt_bg_size=”cover” rt_bg_position=”right top” rt_bg_attachment=”scroll” rt_bg_video_format=”self-hosted”][vc_column width=”2/3″ rt_bg_image_repeat=”repeat” rt_bg_size=”auto auto” rt_bg_attachment=”scroll”][vc_column_text]Berdasarkan DI-138 2021 , PT. Schneider Indonesia meluncurkan produk TeSys Giga Kontaktor LC1G* (115 – 800 A, AC-3) dan Electronic Overload Relay LR9G* sebagai varian baru dalam rangkaian produk TeSys Motor Starter series.

TeSys Giga telah didesain dengan menggunakan inovasi digital pintar terkini demi memberikan solusi yang lebih simpel, lebih berkesinambungan, serta pengalaman pangguna yang aman dan terpercaya bagi panel builder, konsultan, system integrator, facility manager, dan juga OEM, dimana juga memberikan produk yang andal dengan ketahanan elektrikal yang tinggi.

Dengan  56  paten  yang  dikukuhkan,  TeSys  Giga  series  Motor  Starter  ini  didesain  untuk  memenuhi kebutuhan  process  machinery,  water  & wastewater,  metals,  minerals  &  mining,  serta  berbagai  industri manufaktur. TeSys Giga  mengurangi waktu dan kompeksitasi dari proses engineering, namun mampu meningkatkan ketahanan mesin dan mengurangi biaya perawatan, mengurangi downtime melalui berbagai fitur unik sebagai berikut:

  • Desain modular:  rangkaian  unit  yang  unik  secara  modular memungkinan      penggantian      spare-parts      dengan      Meningkatkan  kekokohan  dan  keandalan  hingga  90%  dan  waktu integrasi dan commisioning lebih cepat 50%.
  • Kerangka ringkas:    Dengan    40%    pengurangan    dimensi memungkinkan penggunaan ruang panel secara optimal.
  • Self-diagnosis: memungkinkan  perawatan  secara  terprediksi melalui diagnosa contact-wear, under/over voltage.
  • Proteksi menyeluruh:  Dilengkapi  dengan  overload  relay  yang memberikan perlindungan terhadap beban lebih, ground fault dan phase imbalance.
  • QR Code: Memudahkan konsumen dalam mengakses informasi produk, data  teknis,  dan  juga  keaslian  produk  dengan  hanya menggunakan QR code yang terdapat pada tiap TeSys Giga yang terpasang pada panel.
  • Andal di segala medan: Auxiliary contact (kontak bantu) yang disempurnakan  (17V,  1mA,10-8)  memungkinan  pengaplikasian  di segala medan dan sesuai dengan tingkat kerapatan aplikasi PLC input.
  • Smart: Dengan tipe advanced, memungkinkan rangkain koneksi.
  • dengan Ecostruxure  melalui  PLC,  sehingga  dapat  mendukung upaya pengaplikasian sesuai dengan Industry 4.0.

 

  Perbedaan
Deskripsi Advance Standard
Coil 24-48 V, 48-130 V, 200-500 V AC/DC
Low consumption coils
48-130 V, 100-250 V AC/DC coils
PLC Connection Digital input (PLC use  digital output to control Tesys G) N/A
Mounting Cabling memory’ adapter enables maintenance without removing power cables and busbar connections N/A

Untuk lebih detailnya DI -183 bisa dilihat pada link berikut : download ,

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Schneider Indonesia, dapat menghubungi:

CV Bina Sapta Tunggal Graha
Kompleks Manyar Megah Indah Plaza (RMI) Blok B-15
Jl. Ngagel Jaya Selatan, Sby 60284
Telp : (031) 5022123, 5026603, 5043935, 5043936
Fax: (031) 5029815
Email office: info@bstg.co.id, sales@bstg.co.id
WA office: 081214020434,
Complain center : 0813 811 29834
Google Maps : https://goo.gl/maps/pH3kxWLpZbn

 

[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”1/3″ rt_bg_image_repeat=”repeat” rt_bg_size=”auto auto” rt_bg_attachment=”scroll”][vc_single_image image=”6033″ img_size=”full” onclick=”zoom”][/vc_column][/vc_row]

Relay Thermis Beban Lebih (Thermal Overload Relay)

Pengamanan beban lebih memproteksi motor pada ketiga fasanya yang menggunakan sistem bimetal (LR2-K & LR-D) maupun sistem elektronik tanpa supply terpisah (LR9-F) , yang mempunyai sensitifitas hilang fasa bekerja dengan sistem differensial (tidak langsung trip pada kasus terjadinya hilang satu fasa).

Pemilihan jenis pengaman beban ditentukan oleh rating/setting arus sesuai dengan arus nominal motor pada beban penuh dan kelas tripnya. Untuk pemakaian standar digunakan kelas trip 10 yaitu pengaman beban lebih akan trip pada 7.2 Ir, dalam waktu 4 detik < Tp < 10 detik.

Relay Thermis Beban Lebih (Thermal Overload Relay)

  • Menggunakan 3 bimetal untuk proteksi ketiga fasanya
  • Khusus LR9F menggunakan sistem elektronik
  • Sensitif terhadap hilang fasa
  • Reset manual atau otomatik
  • Operasi AC atau DC untuk tipe K dan D
  • Tombol stop dan reset terpisah

1

Back to Top
Product has been added to your cart