Home
Shop
Dapatkan Solusi Komponen Elektrikal Tangguh, Aman, Sekaligus Ramah Lingkungan

PowerTag NSX (Compact NSX & INS/INV switch)

Melengkapi range produk PowerTag Acti9 yang saat ini sudah komersial dan tersedia di buku Daftar Harga 2019 (Price List 2019), PT. Schneider Indonesia meluncurkan juga produk terbaru , PowerTag NSX, yang berfungsi sebagai wireless energy sensor untuk kebutuhan panel utama dan panel sub distribusi.

  1. Referensi Produk: LV434020, LV434021, LV434022, LV434023
  2. Grup Produk 2019: SE17 (PTSOL BSC)
  3. Kompatibilitas: Compact NSX, NS, Compact INS, Compact INV dengan rating ≤ 250A (35mm pitch) atau 630A (45mm pitch)
  4. Fungsi: mengukur Arus, Tegangan, Frekuensi, Daya, Energi (kWh), Faktor Daya
  5. Penggunaan PowerTag NSX membutuhkan concentrator untuk membaca data secara wireless, yakni Smartlink SI D (ref: A9XMWA20) atau Smartlink SI B (ref: A9XMZA08).

*Harga dan deskripsi tersedia di buku Price List 2019 halaman 5-21 dan 5-22

 

 

Berikut ini keterangan lebih lanjut mengenai spesifikasi teknisnya.

 

 

Berikut ini panduan untuk memilih PowerTag NSX yang sesuai dengan setiap breaker/switches.

 

Harga Baru Schneider 2016 – Maret

CV. Bina Sapta Tunggal Graha (BSTG), sebagai Distributor Schneider Indonesia memberi kabar tentang adanya perubahan harga baru schneider.

Harga retail price list Schneider 2016 berlaku per tanggal 5 Maret 2016, sedangkan harga proyek lama akan diberi tenggat waktu sampai dengan tanggal 10 Maret 2016. Dimana harga-harga tersebut mempunyai ketentuan seperti info link terlampir dibawah.

BSTG menghimbau kepada para pelanggan agar melakukan percepatan proses pemesanan segera bagi yang membutuhkan komponen Schneider dalam waktu dekat, agar harga masih mengikuti price lama.

Hubungi kami untuk hal lebih detil mengenai informasi ini, maupun konsultasi dan pemilihan produk lebih lanjut.

Link : Distributor Info – Distributor Schneider Indonesia

Link : Price List Schneider Partner Project 2016 – Daftar harga 2016

Dapatkan daftar harga Schneider terbaru (2017): Price List – Daftar Harga Schneider 2017

Link Price List Maret 2018

5 Tips Hemat Instalasi Listrik

Hemat listrik bukan hanya saat menggunakannya atau memilih besar konsumsi perangkatnya.

Bila tanpa perencanaan instalasi listrik yang tepat, maka penggunaan daya listrik menjadi tidak optimal. Penghematan tidak bisa lepas dari komponen kelistrikan. Karena itu, bagi Anda yang sedang merencanakan pemasangan instalasi listrik di rumah, berikut adalah tips perencanaan instalasi.

Hindari Banyak Kelompok Instalasi Listrik

Dalam sebuah rumah kerap ditemukan banyak sekali kelompok listrik, artinya terdapat sebuah panel yang mengatur beberapa ruangan atau distribusi arus. Hal ini memang diperlukan, namun begitu jangan atur menjadi lebih sedikit karena semakin sedikit pembagian kelompok distribusi arus maka akan lebih hemat pemakaian listrik dalam sebuah rumah tersebut.

Atur Area Kelompok Arus

Ini yang sebelumnya kami sampaikan, cara instalasi hemat listrik ini yang mengatur area kelompok arus akan berdampak pada penggunaan listrik berdasarkan area lebih hemat dalam pemakaian kabelnya, ketimbang pembagian yang berdasarkan beban listrik. Seperti beban lampu, beban stop kontak, beban alat elektronik dengan kebutuhan watt-nya sesuaikan dengan area yang telah ditentukan berdsarkan kelompok arus listrik.

Dekatkan Saklar Dan Stop Kontak

Ini salah satu 7 cara instalasi hemat listrik paling jitu, pasalnya jika saklar dan stop kontak berdekatan akan memungkinkan 1 pipa conduct bisa dimasukkan 2 instalasi sekaligus, yakni instalasi saklar dan instalasi stop kontak. Untuk mencegah kebocoran arus listrik, sebaiknya sambungan antar kabel memakai model tikus. Sementara, untuk menjaga alat-alat elektronik dari petir dan arus listrik bocor.

Dekatkan Boks Panel dan Meteran

Cara jitu yang tak kalah mantap dalam melakukan penghematan adalah mendekatkan antara boks panel dan meteran, hal ini terkait dengan penghematan material yang digunakan. Umumnya jenis kabel yang digunakan untuk fungsi ini harganya mahal. Maka dari itu, bila semakin pendek kabel yang digunakan, biaya yang dikeluarkan akan semakin murah. Alhasil cara tersebut akan lebih hemat.

Pastikan Ukuran Kabel Dengan Daya Sesuai

Hal ini juga bisa menjadi permasalahan, jangan memberikan daya besar dengan kabel kecil atau sebaliknya, dampaknya cukup fatal bahkan bisa terjadi korsleting.Untuk itu pilihan ukuran kabel perlu disesuaikan dengan beban daya di rumah tersebut dan fungsi instalasi listriknya. misalnya, untuk fitting lampu dipakai ukuran kabel 2 milimeter kali 1,5 milimeter. sedangkan untuk stop kontak dengan daya terpasang, anda bisa menggunakan kabel dengan ukuran 3 milimeter kali 2,5 milimeter. Untuk rumah kecil, cara instalasi hemat listrik dengan daya terpasang 900 watt, idealnya ukuran kabel 1,5 milimeter. jika daya terpasang 900 watt dan voltase pln 220 volt, arus pada kabel listrik adalah 4 ampere. menilik tabel penampang kabel, kabel dengan penampang 1,5 milimeter sudah cukup untuk dipakai di rumah tersebut.

Hubungi kami sekarang untuk segala kebutuhan instalasi listrik anda!

Mengenal ELCB / DPNa Vigi / Modul Vigi Schneider

Banyaknya komponen listrik produk schneider yang sangat beragam terkadang bisa membuat kebingungan dalam memilih mana yang jadi prioritas kebutuhan. Mudahnya perhatikan fungsi dari setiap komponen yang anda butuhkan. Seperti beberapa produk schneider yang akan dipaparkan dibawah ini. setelah mengenalnya, seleksi memilih pun jauh lebih mudah.

ELCB(Earth Leakage circuit Breaker)

Produk ini hanya mempunyai satu fungsi, mendeteksi arus bocor. Tidak terdapat pengaman thermal dan magnetis, sehingga ELCB harus diamankan terhadap hubung singkat oleh MCB sisi atasnya. ELCB tidak boleh dipasang apabila kemungkinan hubung singkat melebihi 6kA. ELCB dapat dipadukan dengan alat bantu (auxiliary) seperti : OFS, MX, MN yang menyediakan fasilitas signaling jarak jauh dan trip jarak jauh. ELCB mempunyai mekanisme trip tersendiri dan juga dapat dioperasikan secara manual seperti saklar. Alat ini digunakan jika pengaman arus bocor dibutuhkan pada sekelompok sirkit yang maksimum terdiri dari 4 sirkit.

DpNa Vigi (kombinasi MCB/ ELCB)
DPNa Vigi merupakan kombinasi dari MCB (Ph + N) dan pendeteksi arus bocor. DPNa Vigi sangat berguna apabila pengamanan penuh terhadap hubung singkat, beban lebih dan arus bocor dibutuhkan pada sirkit tunggal. Kapasitas pemutusan maksimum 4,5 kA (SPLN 108 / SLI 175) atau 6 kA (IEC 60947-2).

Modul Vigi (rele arus bocor)
Diklasifikasikan sebagai alat bantu MCB. Pendeteksi arus bocor tambahan yang dikombinasikan dengan MCB. Modul Vigi tidak mempunyai mekanisme trip. Modul Vigi mengirimkan perintah secara mekanis ke MCB seperti alat bantu lainnya. Modul Vigi dapat dipasang di lapangan. Alat ini digunakan pada bangunan komersial dan aplikasi industri jika hubung singkat tinggi dan MCB harus dipasang dengan baik.

Dua Produk Gateway Schneider Perbarui Diri

Dua produk gateway schneider, Egx 100 dan EGX300 saat ini telah usang dan resmi diperbarui oleh distributor schneider Indonesia dengan kualiatas yang lebih prima. Tak hanya kualitas tentunya, dari segi penampilan dan nama pun juga baru. Sementara dari segi ukuran produk pengganti juga lebih besar.

EGX100 yang obselete digantikan dengan Link 150. Sementara untuk EGX300 diperbarui dengan produk COm’X510. PT. Schneider Indoesia sendiri telah melayangkan surat pemberitahuan untuk seluruh distributor resminya, termasuk Bina Sapta Tunggal Graha (BSTG) tentunya.

Dalam surat tersebut Schneider Indonesia memberitahukan bahwa produk Gateway Schneider tipe EGX100 dan EGX300 akan obsolete pada tanggal 30 November 2015. PO Distributor ke Schneider untuk kebutuhan barang ini masih diterima paling lambat 27 November 2015.Setelah tanggal 27 November, PO Distributor untuk produk ini akan dilayani hanya jika stok masih ada.

Tertarik dengan dua produk pengganti ini Anda bisa dapatkan hanya dengan menghubungi customer service kami untuk pemesanan ataupun konsultasi kebutuhan komponen listrik yang beragam. BSTG siap  memberikan solusi, memperhitungkan keamanan, keterandalan kualitas, efisiensi tinggi, dan tentunya dengan harga yang kompetitif.

Inovasi Lampu Tenaga Surya Untuk Residential / Perumahan

Sebagai perusahaan multi nasional yang mengedepankan pemanfaaatakan sumber daya alam, Schneider membuat inovasi lampu tenaga surya untuk keperluan resedential bernama Mobiya portable solar lantern. Produk tersebut diluncurkan beberapa bulan yang lalu dan langsung menyedot perhatian masyarakat.

Lampu portable yang dilengkapi dengan unit panel surya itu berfungsi sebagai penerang, memiliki fitur charger untuk ponsel dengan tersedianya port USB yang terintegrasi. Ada 3 tingkat keterangan dalam produk tersebut. Kelebihannya dapat menyala selama 48 jam setelah panelnya di-charge di bawah matahari selama satu hari.

Mobiya telah memenangkan berbagai penghargaan internasional di bidang desain produk, seperti Grand Prix, Strategies Du Design 2013 dan European Design Awards.

Lampu itu menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate yang dapat memberikan
performa yang prima selama lebih dari 3 tahun. Pengontrol charging berbasis micro-controllernya memastikan proses charging yang efisien, mencegah over charge maupun deep discharge.

Selain itu, fitur smart electronics untuk memonitor baterai menampilkan proses charging baterai, sisa baterai dan juga sinyal untuk recharging setelah baterai habis.
Tidak berhenti distu, Mobiya masih menyimpan beberapa keunggulannya antara lain:
1. Pencahayaan yang cukup untuk menerangi kegiatan membaca atau kegiatan sehari-hari lainnya
2. Tahan air hingga kedalaman 0,5 meter selama 1 jam
3. Tahan banting dari ketinggian 1,5 meter
4. Lampu dapat mengapung apabila terjatuh di air
5. Dapat beradaptasi dengan berbagai cara pemasangan dan penggunaan
6. Tombol yang menyala dalam gelap untuk memudahkan mencari lampu di dalam kegelapan.

Back to Top
Product has been added to your cart